Memahami Mode Shutter Priority Dalam 2 Langkah

Pada artikel sebelumnya tentang “Mengenal Mode Pada Kamera DSLR” telah dibicarakan tentang perbedaan mode pemotretan pada kamera DSLR. Artikel ini akan membahas mode Shutter Priority (Tv/Sv) lebih detail, khususnya akan dijelaskan kapan waktu terbaik bagi Anda untuk menggunakan mode Shutter Priority.
Shutter Priority Mode
Mode Shutter Priority
Langkah 1
Apa itu mode Shutter Priority?
Dalam mode Shutter Priority Anda dapat mengontrol setting-an Shutter Speed, sedangkan kamera akan mengontrol Aperture dan ISO secara otomatis. Setting-an kamera yang lain seperti flash, white balance, metering dan fokus dapat diatur oleh Anda sendiri atau kamera.

Langkah 2
Mengaburkan (Blur) atau Membekukan (Freeze) Objek yang Bergerak
Ferris Wheel Motion Blur
Contoh Blur pada objek yang bergerak dengan menggunakan Shutter Speed yang lambat
Water Motion Freeze
Contoh Freeze pada objek yang bergerak dengan menggunakan Shutter Speed yang cepat
Waktu yang tepat bagi Anda untuk menggunakan mode Shutter Priority adalah ketika Anda ingin memiliki kontrol atas gerakan pada objek Anda.
Ingat bahwa pengaturan Exposure, Aperture, Shutter Speed, dan ISO masing-masing memiliki "efek kreatif" pada foto Anda. Untuk Shutter Speed rana, yang "efek kreatif" nya adalah memungkinkan Anda untuk "membekukan" gerak objek atau membuat gerakan objek menjadi "blur".

Untuk itu dalam mode Shutter Speed:
Jika Anda ingin menampilkan gerakan objek yang blur pada foto, maka gunakan Shutter Speed yang lambat

Jika Anda ingin membekukan gerakan objek pada foto, maka gunakan Shutter Speed yang cepat

Pada kedua kondisi diatas, Shutter Speed yang Anda gunakan tergantung dari beberapa factor termasuk seberapa banyak blur yang Anda inginkan dan seberapa cepat objek bergerak.

Ringkasan
Jika Anda ingin memotret dengan mode Shutter Priority, tanyakan pada diri Anda:
Apakah Saya ingin menampilkan blur pada foto? Jika Ya, pilih Shutter Speed yang lebih lambat.
Apakah Saya ingin membekukan gerakan objek? Jika Ya, pilih Shutter Speed yang lebih cepat.

2 comments:

catatankecil said...

membantu sekali postingannya :)

joko wardoyo said...

Terima kasih atas penjelasannya, sangat membantu untuk pemula.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...